Kenali Apa itu Venture Capital dan Jenisnya yang Berasal dari Indonesia

By Aulia Putri Andrika

Table of Contents

Dalam merintis untuk membangun startup hal yang menjadi salah satu kendala yaitu membutuhkan modal. Maka dari itu banyak startup di Indonesia yang membutuhkan suntikan dana dari para investor. Buat kamu yang sudah ada di bidang startup, pasti tidak asing lagi dengan venture capital. tentunya keberadaan venture capital ini sangat penting untuk pendanaan startup.

Apa itu Venture Capital?

Venture capital sendiri itu sendiri berupa pendanaan yang diberikan investor kepada perusahaan yang diperkirakan memiliki potensi besar dalam jangka panjang. 

Investasi ke perusahaan rintisan atau startup tergolong sebagai investasi berisiko tinggi. Tidak ada kepastian apakah startup benar-benar akan berkembang dan memberi keuntungan bagi investornya. Karena itu, venture capital akan memeriksa kelayakan startup sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Yuk simak, 10 venture capital yang ada di Indonesia.

10 Venture Capital di Indonesia

East Venture

East venture merupakan venture capital yang seringkali terlibat pada pendanaan startup besar di Indonesia.Fokus  investasinya di negara Indonesia dan terbuka bagi startup di seluruh sektor industri atau yang lebih dikenal dengan istilah sector agnostic. East Ventures telah mendukung ratusan startup baik itu dari industri e-commerce, media, finansial, logistik,  kecerdasan buatan (artificial intelligence), ataupun pendidikan. East Venture memberi Investasi ke startup early stage. East Venture telah menanamkan modal ke berbagai jenis Startup, seperti  Tokopedia, Berrybenka, Cicil, Kasual, Koinworks.

Ideosource

Ideosource Entertainment, salah satu anak perusahaan PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem perfilman Indonesia. Fokus investasinya di film dan media tetapi juga merambat ke e-commerce dan finansial teknologi. Misi mereka sangat konsisten untuk membantu startup early stage. Ideosource  telah menanamkan modal ke berbagai jenis startup, seperti Kapan Lagi Network, Female Daily, Andalin, Bibit, Stockbit.

Emtek Group

Emtek Group salah satu venture capital yang terkenal di Indonesia. Nama resminya sendiri adalah PT. Elang Mahkota Teknologi, atau yang disingkat jadi EMTEK. Fokus investasinya menjadi induk beberapa stasiun televisi swasta seperti Indosiar, SCTV, dan juga O Channel.

Saat ini perusahaan tersebut sudah memberikan suntikan dana pada beberapa perusahaan startup terkemuka yang ada di Indonesia, seperti Bukalapak, Kudo, Bobobobo, dan yang lainnya.



Rebright Partners

Venture Capital yang satu ini selalu fokus terhadap startup internet dan mobile di enam negara besar di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Adalah Takeshi Ebihara yang jadi investor besar dalam Venture Capital ini. Kiprah Takeshi sendiri tidak boleh dianggap remeh. Dia pernah bekerja di Batavia Incubator, GMO Venture Partners, hingga Fortune Institute sebelum akhirnya membuat Venture Capitalnya sendiri. Beberapa investasi terkenal yang dilakukan oleh Rebright Partners antara lain aplikasi pemesanan restoran Qraved, situs perbandingan produk keuangan Aturduit, hingga perusahaan teknologi periklanan Adskom.

 

GREE Ventures

GREE tergolong cukup baru untuk masuk di pasaran Indonesia. Meski demikian, perusahaan Venture Capital asal Jepang yang dimotori oleh Yusuke Amano, Tatsuo Tsutsumi, dan Naoki Aoyagi ini sudah banyak menanamkan modal mereka ke beberapa startup di Indonesia, mulai dari Bukalapak, Berrybenka, hingga Urbanindo. Tak hanya menanamkan modal saja, beberapa perusahaan dari GREE juga membuka layanan mereka di Indonesia, antara lain Luxola (perusahaan kosmetik asal Singapura) hingga PriceArea (situs pembanding harga).

Fenox Ventures Capital

Fenox Venture Capital merupakan VC Indonesia yang berasal dari Silicon Valley. Memperoleh pendanaan dari Fenox Venture Capital akan menghubungkan startup dengan perusahaan di Silicon Valley dan Jepang sehingga akses pertumbuhan jadi lebih cepat.

Alpha JWC Ventures

Alpha JWC Ventures adalah salah satu VC aktif terkemuka di kawasan Asia Tenggara yang berfokus di Indonesia. Mereka adalah firma modal ventura bernilai tambah dengan keahlian mendalam di bagian sektor FinTech dan Sustainable Consumer sector. Mereka mendukung wirausahawan teknologi yang inovatif dari mulai tahap awal hingga putaran investasi seri B, kemudian menyediakan pendanaan lanjutan seiring pertumbuhan bisnis.2. CyberAgent Ventures.

Golden Gate Ventures

Golden Gate Ventures fokus pada bisnis startup yang cenderung mempunyai produk dan jasa untuk wilayah Asia Tenggara. Negara-negara yang menjadi andalan target investasi venture capital Asia Tenggara ini adalah Indonesia, Singapura, Filipina, Malaysia, Thailand, Vietnam.

IMJ Investment Partners

IMJ Investment Partners tidak hanya memberikan investasi untuk startup tetapi juga menyediakan jasa pengembangan produk, akses internet, dan relasi pengembangan bisnis. Beberapa startup Indonesia yang didanai IMJ Investment Partners adalah Bukalapak, iMoney, dan Urbanindo.

 

500 Startups

500 Startups adalah venture capital Indonesia yang cukup terkenal di kancah internasional. 500 Startups mulai berinvestasi di Indonesia pada tahun 2013 dengan tahap pendanaan seed funding hingga Seri D. Salah satu startup yang mendapat pendanaan dari 500 Startups adalah Bukalapak.

Itulah beberapa venture capital yang ada di Indonesia, bisa dilihat perkembangan startup di Indonesia sangat berkembang begitu pesat. Pendanaan saat ini tak hanya fokus terhadap keuangan pribadi atau pinjaman dari bank saja. Lalu, masihkah kamu ragu untuk dapatkan pendanaan demi kembangkan startupmu jadi lebih baik?