Simak Kategori Tahapan Pendanaan Startup!

By Aulia Putri Andrika

Table of Contents

Membangun sebuah perusahaan startup membutuhkan waktu, dedikasi, disiplin, dan pendanaan yang memadai. Terdapat beberapa tahap pendanaan yang perlu dilewati oleh perusahaan startup hingga kondisi finansialnya dapat dikatakan stabil.

Sumber dana perusahaan startup dapat berasal dari berbagai sumber, tergantung jenis industri,pendanaan yang diberikan oleh investor, dan beberapa faktor lainnya. Maka dari itu, perusahaan startup biasanya memulai bisnis mereka dari sumber dana yang mereka miliki sebelum melangkah ke tahap selanjutnya.

Tahap pendanaan perusahaan startup dapat dibagi ke dalam beberapa kategori sebagai berikut:

Bootstrapping

Tahapan pendanaan Bootstrapping dilakukan saat seseorang membangun perusahaan dengan modal kecil. Seorang individu dikatakan bootstrap ketika mereka mencoba untuk mendirikan dan membangun sebuah perusahaan dari keuangan pribadi atau pendapatan operasional dari perusahaan baru.  

Pre-seed

Tahap awal Pendanaan ini,  perusahaan startup berasal dari sumber daya yang tersedia. Tahap ini biasanya mengacu pada periode di mana pendiri perusahaan pertama kali memulai operasinya.Investor pada umumnya merupakan pendiri perusahaan sendiri atau keluarga dan teman-temannya terdekat dan atau angle investor. Angle investor itu sendiri adalah individu dengan kekayaan melimpah yang memberikan dana kepada perusahaan kecil seperti startup.

Seed

Pada tahapan ini merupakan pendanaan awal yang membantu perusahaan membiayai langkah pertamanya dalam mebangun bisnis, termasuk hal-hal seperti riset pasar dan pengembangan produk. Dengan pendanaan awal, perusahaan memiliki bantuan dalam menentukan produk akhirnya dan siapa targetnya.

Seri A Pendanaan

Dalam tahapan ini penting untuk kamu memiliki rencana untuk mengembangkan model bisnis yang akan menghasilkan keuntungan jangka panjang. Selain mencari ide atau rencana yang hebat para investor juga mencari perusahan yang memiliki strategi yang yang kuat untuk mengubah ide itu menjadi bisnis yang sukses dan menghasilkan uang.

Seri B Pendanaan

Tahapan pendanaan selanjutnya membawa bisnis kamu ke tingkat selanjutnya. Investor akan membantu startup kamu dengan cara memperluas jangkauan pasar. Jika kamu sudah di tahap pendanaan seri B ini berarti telah membuktikan kepada investor bahwa mereka siap untuk sukses dalam skala yang lebih besar. Pendanaan seri B digunakan untuk mengembangkan perusahaan sehingga dapat memenuhi tingkat permintaan tersebut.

Seri C Pendanaan

Jika kamu sudah berada di tahapan pendanaan ini berarti bisnis yang dijalani sudah cukup sukses. Biasanya perusahaan akan mencari dana tambahan untuk membantu mereka mengembangkan produk baru dan memperluas pasar. Dalam tahapan ini investor akan memberikan modal ke dalam bisnis yang sukses dalam upaya untuk menerima lebih dari dua kali lipat jumlah itu kembali. Pada Seri C investor akan fokus pada penskalaan perusahaan, tumbuh secepat dan sesukses mungkin.

Selain ada Pendanaan di seri di atas ada pula seri pendanaan D,E,F dilakukan untuk menguatkan, menjaga status startup sebagai perusahaan privat, maupun untuk membiayai operasional bagi perusahaan yang mengalami penurunan.

Initial Public Offering (IPO)

IPO adalah langkah besar bagi perusahaan karena memberikan perusahaan akses untuk mengumpulkan banyak uang. Ini memberi perusahaan kemampuan yang lebih besar untuk tumbuh dan berkembang. Peningkatan transparansi dan kredibilitas daftar saham juga dapat menjadi faktor dalam membantunya mendapatkan persyaratan yang lebih baik ketika mencari dana pinjaman juga.

Initial Public Offering atau IPO merupakan tahap pendanaan puncak yang selalu diimpikan oleh setiap founder startup. IPO adalah tahapan ketika suatu perusahaan menawarkan sahamnya kepada masyarakat untuk pertama kali. Investor utama, bahkan satu-satunya pada tahap ini adalah masyarakat yang berminat membeli saham perusahaan tersebut.

Perusahaan yang mencapai tahap IPO telah memiliki kondisi finansial yang stabil. Tata kelola perusahaan juga telah berjalan dengan baik. Hasil akhirnya adalah perusahaan yang mampu tumbuh lebih besar dengan pasar yang terus berkembang.

Merger & Acquisition

Pada tahapan pendanaan ini ada Merger dan Acquisition. Dalam merger, dua perusahaan menyetujui adanya kombinasi antara dua perusahaan tersebut dan meminta persetujuan pemegang saham. Sedangkan ketika satu perusahaan mengambil alih perusahaan lain dan menetapkan dirinya sebagai pemilik baru, pembelian tersebut disebut acquisition. Dalam Acquisition perusahaan yang mengakuisisi memperoleh saham mayoritas di perusahaan yang diakuisisi, yang tidak mengubah namanya atau mengubah struktur organisasinya.

Itulah berbagai tahapan pendanaan pada startup, tahapan pendanaan ini menjadi batu loncatan bagi suatu perusahaan untuk terus berkembang. Tentu hal itu tidak mudah butuh waktu yang cukup lama hingga suatu perusahaan dapat mencapai tahap pendanaan lebih lanjut.