10 Deretan Startup yang Baru Mendapatkan Seed Funding

Aulia Putri Andrika

Table of Contents

Dalam merintis perusahaan  investasi merupakan salah satu strategi untuk mengembangkan dan menumbuhkan bisnis. Sebuah investasi akan  dapat diperoleh bahkan jika bisnis belum menghasilkan keuntungan apapun. Jadi, bukan hanya bisnis yang sudah mapan saja yang bisa mendapatkan investasi, tapi juga yang baru.

Bagi orang yang ingin terjun ke industri startup, banyak hal yang harus dipahami, salah satunya adalah pendanaan. Ini mencakup cara memperoleh investasi, kriteria investor, dan berbagai jenis pendanaan. Salah satunya yaitu pendanaan seed funding, Yuk simak penjelasannya berikut ini!

Apa itu Seed Funding?

pendanaan berbasis ekuitas tahap awal. Pada tahap pendanaan awal, investor menginvestasikan modal ke perusahaan pada tahap awal dengan imbalan saham ekuitas. Seed funding bertujuan untuk menemukan produk potensial dan identifikasi pengguna potensial yang sesuai dengan rencana produk

Berikut Deretan Startup yang Baru Mendapatkan Seed Funding

Grow Commerce

Grow Commerce adalah perusahaan berbasis teknologi yang mengakuisisi, mengoperasikan, danmembangun  bisnis hingga potensi maksimal. Perusahaan ini memiliki tagline “Kami membeli merek pasar online, mengoperasikan dan TUMBUH mereka untuk mencapai ketinggian baru”. 

Namun ternyata perusahaan startup ini merupakan rebranding dari Berrybenka. Nama Berrybenka pun kini banyak digemari para wanita untuk membeli semua fashion trend yang ada. Perusahaan ini berdiri tahun 2012 oleh Heru Perdanakusumah selaku Vice president dan telah memperoleh pendanaan seed funding pada Februari 2022. East Ventures, AC Ventures, Iron Grey inilah beberapa perusahan yang telah memberikan pendanaan. 

 

Jangjo

Jangjo berusaha untuk menjadi perusahaan kelestarian lingkungan yang membantu menciptakan ekosistem yang mendukung praktik berkelanjutan dan solusi tanpa limbah. Perusahaan ini berdiri pada 2019 oleh Joe Hansen Selaku CEO Jangjo. Walaupun perusahaan ini masih terbilang baru namun mereka telah berhasil mendapatkan pendanaan seed funding pada Februari 2022. 

 

Kita Lulus

Kita Lulus merupakan startup tahap awal yang berbasis di Indonesia dengan misi pemerataan akses kesempatan kerja melalui pendidikan, community building dan teknologi. Perusahaan ini berdiri pada tahun 2017 ini telah berhasil mendapatkan pendanaan seed funding dari berbagai investor seperti Aldi Haryopratomo, Go-Ventures, Abhinay Peddisetty, Phil Opamuratawongse, YC Ng, JJ Chai.

 

Nobi

NOBI adalah perusahaan resmi terdaftar di Indonesia yang berdiri sejak 2018 dan merupakan anggota Asosiasi Blockchain Indonesia. Selain itu, NOBI juga bekerja sama dengan nama-nama besar industri kripto di seluruh dunia, seperti Indodax, Binance, AAVE, BitMEX, Harmony dan Firo. Perusahaan ini juga telah berhasil mendapatkan pendanaan seed funding dari investornya yaitu AppWorks, CAKRA Ventures, Global Founders Capital, AC Ventures, Skystar Capital.

Monit

Melalui Monit kamu bisnis bisa mengelola keuangan mereka seperti bill payment, reimbursement, dan disbursement melalui bank transfer. Mereka juga menangani kebutuhan kartu kredit virtual untuk menangani berbagai jenis pembayaran. Perusahaan ini juga telah berhasil mendapatkan pendanaan seed funding dari investornya yaitu 1982 Ventures.

Hipajak

Startup pengembang platform asisten virtual untuk perpajakan HiPajak mengumumkan telah mendapatkan pendanaan awal dari 1982 Ventures, perusahaan pemodal ventura dari Singapura yang berfokus pada startup fintech di Asia Tenggara. Dana segar yang tidak disebutkan nilainya tersebut, akan difokuskan perusahaan untuk pengembangan produk, sehingga lebih mempermudah aktivitas perpajakan bagi penggunanya.

 

Broom

Startup pembiayaan showroom mobil Broom mengumumkan perolehan pendanaan pre-seed senilai $3 juta atau lebih dari 43 miliar Rupiah. Putaran ini dipimpin oleh AC Ventures, dengan partisipasi dari Quona Capital dan beberapa angel investor, termasuk pendiri Kopi Kenangan dan Lummo. Dana segar akan dimanfaatkan untuk meningkatkan produk dan layanan, memperluas kehadiran di kota-kota besar, dan menggandakan tim.

 

AgriAKU

PT Agriaku Digital Indonesia (Agriaku) adalah startup argitech yang menyediakan berbagai perlengkapan dan kebutuhan untuk para petani melalui sistem keagenan atau social commerce. Mereka baru saja membukukan pendanaan awal yang dipimpin oleh Arise, sebuah dana kelolaan kolaboratif dari MDI Ventures dan Finch Capital. Di tahun 2020, terdapat sekitar 834 kesepakatan pendanaan, membukukan lebih dari $6,7 miliar.

Blocknom

Startup crypto-earning asal Indonesia, Blocknom, mengantongi US$500 ribu (sekitar Rp7,1 miliar) dalam pre-seed funding dari Y Combinator, Magic Fund, dan Number Capital, modal ventura yang didirikan CEO Payfazz Hendra Kwik.

Avarik Saga

Sejak diluncurkan pada September 2021 silam, Avarik Saga adalah game Japanese role playing game (J-RPG) buatan Indonesia pertama di dunia yang mengintegrasikan sistem non-fungible token (NFT) dan metaverse. Peluncuran game ini dipastikan pada kuartal III 2022 mendatang.

Avarik Saga hadir sebagai dorongan untuk pertumbuhan game berbasis metaverse play-to-earn (P2E) berbasis blockchain di kalangan gamer serta investor kripto Indonesia.

Nah, itu dia 10 deretan perusahaan yang berhasil mendapatkan pendanaan seed funding.