Kenali Perbedaan dan Perkembangan Web 1.0 vs 2.0 vs 3.0!

Aulia Putri Andrika

Table of Contents

Perkembangan teknologi yang berkembang pesat membuat orang tidak asing lagi dengan sebuah website. Ditambah lagi cara mengaksesnya sangat mudah karena di zaman sekarang kamu bisa secara cepat mendapatkan internet. Website itu sendiri dari perkembangannya kini tidak hanya untuk mencari informasi tapi banyak revolusi bisnis di dalamnya. 

Apa itu Web?

Website adalah kumpulan halaman yang berisi informasi tertentu dan dapat diakses dengan mudah oleh siapapun, kapanpun, dan dimanapun melalui internet. Website adalah bagian tidak terpisahkan dari perkembangan internet, dan saat ini jumlahnya mencapai 1,9 miliar di seluruh dunia. Bahkan, jumlah tersebut akan terus bertambah karena jenis website juga terus berkembang. Awalnya, website hanyalah untuk tujuan penggunaan pribadi. Namun, saat ini hampir semua perusahaan memilikinya.

Perkembangan Web 1.0 vs 2.0 vs 3.0

Perkembangan web dari fase ke fase mengalami cukup banyak perkembangan. Mulai dari penggunanya sehingga interaksi di dalamnya. Berikut beberapa perkembangan yang bisa kamu lihat dari fase 1.0 hingga fase 3.0:

1. Perilaku Pengguna Membaca Menulis

Perkembangan yang pertama ini sangat terlihat jelas, awal mulanya website hanya digunakan oleh pribadi dan kontennya pun ditulis untuk menampilkan informasi, dan pengguna dapat dengan mudah mendapatkan akses ke informasi ini dengan mengunjungi situs web.

Namun dengan seiringnya waktu website tidak lagi digunakan hanya untuk pribadi melainkan kini banyak perusahaan besar yang menggunakan website untuk mengambil keuntungan. Iklan pun kini menjadi salah satu peluang menambah keuntungan yang dapat kamu temukan di dalam website. 

2. Pelaku Utama Perusahaan Pengguna/Komunitas

Awal mulanya web hanya digunakan untuk kebutuhan pribadi, namun kini web marak digunakan oleh perusahaan maupun komunitas. kecepatan akses Internet yang memadai dan spesifikasi komputer kini web dikuasai oleh perusahaan besar tapi tidak dipungkiri juga banyak website pribadi yang berkembang. Perkembangan inilah yang terjadi dari web 1.0 hingga ke fase web 3.0.

3. Pola hubungan pengguna Searah Dua arah/ Interaktif

Perkembangan website yang signifikan juga dirasakan dari segi pengguna, sekarang kamu sudah bisa berinteraksi di dalam website bahkan kamu bisa belanja kebutuhan yang kamu inginkan. 

4. Sumber konten pemilik situs Pengguna

Perkembangan website yang begitu cepat membuat kamu kini sangat mudah mencari sumber atau referensi untuk mengisi website yang kamu akan kelola. Awal ada website sumbernya masih terbatas belum seluas sekarang dan tidak mudah mendapatkan internet. 

 

Perbedaan Web 1.0 vs 2.0 vs 3.0

Web 1.0, Web 2.0 dan Web 3.0 adalah semua tahapan Internet yang berbeda. Ini adalah kata kunci, sehingga tidak memiliki definisi yang jelas. Namun, Web 1.0 dapat dikaitkan dengan era situs web statis. Web 2.0 dapat dikaitkan dengan era situs web interaktif. Web 3.0 berfokus pada layanan web dan markup semantik. Nah, berikut perbedaan dari ketiga fase perkembang tahapan

1. Web 1.0

Web 1.0 mengacu pada tahap pertama evolusi World Wide Web. Sebelumnya, hanya ada beberapa pembuat konten di Web 1.0 dengan sebagian besar pengguna yang merupakan konsumen konten. Pada Web 1.0 halaman web banyak digunakan hanya untuk web pribadi yang bersifat umum. 

Di Web 1.0, iklan di situs web yang kamu buat di internet dilarang. Selain itu, di Web 1.0, Ofoto adalah situs web fotografi digital online, dimana pengguna dapat menyimpan, berbagi, melihat, dan mencetak gambar digital. Web 1.0 adalah jaringan pengiriman konten yang memungkinkan tampilan potongan informasi di situs web. Ini dapat digunakan sebagai situs web pribadi. Biayanya pengguna sesuai halaman yang dilihat. Ini memiliki direktori yang memungkinkan pengguna untuk mengambil bagian tertentu dari informasi.

Beberapa contoh web yang menerapkan web 1.0 yaitu, Double Click, Ofoto, Akamai, Mp3.com, Britannica Online, Page View, Content Management System, Directory ( Taxonomy ), Stickiness.

2. Web 2.0

Web 2.0 mengacu pada situs web di seluruh dunia yang menyoroti konten yang dibuat pengguna, kegunaan, dan interoperabilitas untuk pengguna akhir. Web 2.0 juga disebut web sosial partisipatif. Ini tidak merujuk pada modifikasi spesifikasi teknis apapun, tetapi untuk memodifikasi cara halaman Web dirancang dan digunakan. Peralihan itu menguntungkan tetapi tidak terasa ketika perubahan itu terjadi. Interaksi dan kolaborasi satu sama lain dimungkinkan oleh Web 2.0 dalam dialog media sosial sebagai pencipta konten buatan pengguna dalam komunitas virtual. Web 2.0 adalah versi yang disempurnakan dari Web 1.0.

Beberapa contoh web yang menerapkan web 2.0 yaitu,  Google adsense, Flickr, BitTorrent, Napster, Wikipedia, Cost Per Click, Wikis, Tagging ( Folksonomy )

3. Web 3.0

Ini mengacu pada evolusi pemanfaatan web dan interaksi yang mencakup mengubah Web menjadi database. Ini memungkinkan peningkatan gradasi bagian belakang web, setelah lama fokus pada bagian depan. Web 3.0 adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan banyak evolusi penggunaan web dan interaksi di antara beberapa jalur. Dalam hal ini, data tidak dimiliki tetapi dibagikan, di mana layanan menunjukkan tampilan berbeda untuk web yang sama / data yang sama. 

Contoh web 3.0 :  search engine seperti  Google (http://www.google.co.id.).

Penting buat kamu mengikuti perkembangan era Web ini, dan oleh karena itu orang mungkin menemukan beberapa perbedaan dalam pandangan mengenai mereka. Namun, mereka merujuk pada tiga generasi berbeda di Web. Setiap generasi dapat dikaitkan dengan beberapa fitur dan karakteristik dasar.