5 Langkah untuk Menemukan Co-Founder yang Tepat

Aulia Putri Andrika

Table of Contents

Menemukan Co-Founder yang tepat merupakan salah satu tantangan yang dihadapi oleh seseorang pembangun startup. Merintis startup tentunya tidak bisa bekerja dengan sendiri kamu harus menemukan orang yang memiliki keterampilan untuk melakukan segala sesuatu yang diperlukan untuk membangun startup.

Dalam merintis startup dua kepala selalu lebih baik daripada satu. Keduanya perlu berbagi semangat, peluang dan risiko jangka panjang, daripada hanya dibayar untuk melakukan pekerjaan, menang atau kalah. Nah sebelum kamu memilih co-founder untuk perusahaan, yuk simak apa itu co-founder!

Apa itu co-founder?

Co-founder adalah orang-orang yang terlibat dalam peluncuran awal perusahaan startup . Siapapun bisa menjadi co-founder, dan co-founder tidak harus ada di sana sejak awal, meskipun biasanya begitu. Itu juga tidak serta merta mencakup semua orang yang ada di sana pada hari pertama itu.

Tips mencari co-founder

Mencari co-founder sama seperti mencari jodoh, kamu harus cocok dari berbagai aspek. Berikut beberapa tips yang dapat kamu coba saat memilih co-founder.

1. Pilihlah Berdasarkan Skill & Kemampuan Yang Ia Miliki

Banyak founder startup yang memilih co-founder hanya karena ‘teman dekat’ saja. Saat ia memiliki ide untuk sebuah startup, ia langsung menunjuk seseorang untuk menjadi co-founder berdasarkan pertemanan saja. Padahal selain faktor teman, faktor lainnya yang sangat penting adalah skill & kemampuan yang ia miliki.

2. Cek Latar Belakang

Membentuk dan merintis sebuah startup dari awal tentu harus membutuhkan komitmen yang sangat kuat antara founder & co-founder. Jadi pastinya orang – orang di awal pembentukan startup harus diisi dengan orang- orang yang memiliki komitmen yang kuat.

Salah satu cara mengeceknya adalah cek terlebih dahulu pengalaman – pengalaman sebelumnya. Tentu jika anda memilih co-founder yang berkomitmen hanya untuk jabatan & money oriented, tentu bisa menjadi sebuah kerugian bagi anda. Sewaktu – waktu anda dapat ditinggal oleh co-founder anda ke tempat yang lainnya.

3. Memiliki Visi Yang Sama

Membangun sebuah startup tentu tidak hanya seputar membangun bisnis dan menjalankan saja. Seorang co-founder tentu harus memiliki visi yang sama dengan founder startup terhadap startup yang akan dibesarkan.

Pertanyaan seperti ‘Apa tujuan besar terhadap startup ini dimasa mendatang?’ dapat menjadi pintu awal untuk mengetahui apakah co-founder kalian memiliki visi yang sama dengan kalian.

4. Pahami Sifat dan Kepribadian Calon Co-founder

Memahami sifat & kepribadian calon co-founder adalah hal harus diperhatikan sebelum kalian memilih co-founder untuk startup kalian. Hal ini sangat penting karena kalian harus memahami satu sama lain. Kalian tidak dapat memaksakan sifat & memasukan budaya anda langsung kepada co-founder kalian.

5. Terbuka Untuk Hal Baru & Selalu Ingin Belajar

Siapapun kalian, hal yang sangat penting untuk dimiliki khususnya founder & co-founder startup adalah kemauan untuk mempelajari hal – hal baru. Apalagi dalam sebuah startup, kalian akan sering menemukan masalah yang ‘baru’ untuk dihadapi.

Oleh karena itu, dibutuhkan karakteristik co-founder yang siap selalu belajar walaupun bisa jadi co-founder anda memiliki jam terbang yang sangat banyak.

Nah, itu dia penjelasan mengenai co-founder. Bagi kamu yang sedang merintis startup dan ingin memilih co-founder bisa nih buat memperdalam artikel diatas ini.