Pentingnya Incubator Startup Bagi Perusahaan Rintisan!

By Aulia Putri Andrika

Table of Contents

Seorang pendiri perusahaan rintisan atau biasa dikenal dengan startup tentu harus memiliki ide dan tujuan yang jelas untuk membuat perusahaan tersebut berhasil. Namun ternyata selain harus memikirkan ide dan konsep ada satu hal yang juga penting dimiliki oleh pendiri yaitu inkubator startup.

Mungkin dari kalian ada yang merasa asing dengan inkubator startup. Yuk simak penjelasan mengenai inkubator startup dan seberapa penting inkubator startup dimiliki oleh perusahaan rintisan dibawah ini!

Apa itu Inkubator Startup?

Inkubator adalah sebuah program yang ditujukan untuk membantu perkembangan perusahaan rintisan baru. Program tersebut terdiri dari pelatihan, mentoring, bahkan hingga tahap pendanaan. Selain itu, melalui inkubator, startup dapat mempelajari pengembangan strategi pemasaran serta pengetahuan lain yang dibutuhkan untuk pengembangan perusahaan.

Pentingnya inkubator startup

Adanya Inkubator Startup dimulai dari adanya organisasi yang dirancang untuk membantu bisnis startup tumbuh dan sukses dengan menyediakan ruang kerja gratis atau murah, bimbingan, keahlian, akses ke investor, dan dalam beberapa kasus, modal kerja dalam bentuk pinjaman. 

Dengan membantu bisnis baru berkembang, inkubator membantu menciptakan pekerjaan jangka panjang bagi komunitas tuan rumah mereka . Saat perusahaan rintisan matang dan tumbuh, mereka menciptakan pekerjaan jangka panjang untuk lulusan baru, personel karir menengah yang berpengalaman, dan eksekutif veteran. Ini menguntungkan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Maka dari itu Inkubator dan akselerator bisnis sering dipuji sebagai alat penting untuk mendorong pertumbuhan di perusahaan rintisan.

Incubator Startup di Indonesia

Jika kamu sudah memiliki ide bisnis dan ingin mengikuti program inkubator, di Indonesia sudah ada berbagai macam program inkubator startup yang dapat diikuti. Melansir dari Techinasia.com, berikut adalah daftar inkubator startup yang bisa Anda ikuti.

1.Indigo Incubator

Indigo Incubator merupakan program inkubator dari Telkom yang telah dimulai sejak tahun 2013. Dalam setahun, Indigo Incubator dibuka dalam dua batch. Setiap batch-nya berlangsung selama enam bulan. Startup yang terpilih akan mendapatkan pendanaan tahap awal dan mentoring, serta mengikuti inkubasi di Bandung Digital Valley atau Jogja Digital Valley.

2.Kolaborasi

Kolaborasi telah beroperasi di Bandung sejak Maret 2013, dan sejauh ini telah menaungi sejumlah startup lokal seperti Mata Ilmu, Crowde, dan Collective Found. Selain startup online, Kolaborasi juga membantu mengembangkan beberapa bisnis offline.

3. Skystar Ventures

Skystar Ventures merupakan program inkubator hasil kerja sama Kompas Gramedia Group bersama dengan Universitas Multimedia Nusantara yang diluncurkan akhir tahun 2013. Inkubator ini berfokus mengajarkan startup mengenai produk dan layanan yang berkaitan dengan digital media yang meliputi industri distribusi konten, media sosial, dan e-commerce.

4. IDX Incubator

IDX Incubator merupakan program inkubasi yang dibentuk oleh lembaga Bursa Saham Indonesia atau Indonesian Stock Exchange (IDX). Program yang baru diluncurkan pada awal 2017 ini menawarkan program bimbingan usaha melalui kegiatan mentoring, serta akses ke sejumlah investor dan perusahaan tercatat di bursa saham. Beberapa fasilitas yang disediakan di IDX Incubator antara lain ruang kerja, loker, ruang rapat, ruang pelatihan dan high-speed internet.

5. BNVLabs

BNVLabs merupakan inkubator hasil kolaborasi antara Bank Bukopin bersama dengan Kibar, yang diluncurkan mulai tanggal 2 Maret 2017. Tujuan pembentukannya adalah untuk membangun tim inovasi yang berfungsi menghubungkan Bank Bukopin dengan para pegiat fintech di tanah air.

Manfaat adanya Inkubator Startup

  1. Mendapatkan co-working space, dengan adanya inkubator startup kamu bisa menghemat biaya karena kebanyakan perintis startup belum memiliki kantor atau tempat bekerja. 
  2. Mendapatkan Akses pengetahuan dan strategi bisnis. Banyak startup yang gagal berkembang karena tidak memiliki pengetahuan yang cukup untuk menyusun strategi bisnis yang tepat. Di dalam program inkubator, Anda akan banyak berdiskusi dengan mentor maupun profesional yang berpengalaman.
  3. Mendapatkan investor yang tepat. Setiap program inkubator biasanya memiliki fokus pembinaan yang lebih spesifik. Hal tersebut nantinya juga akan mempertemukan startup dengan investor yang tepat.
  4. Mendapatkan pantauan perkembangan. Program inkubator bisnis biasanya tetap akan memantau perkembangan startup binaannya pada tahun-tahun pertama. Sehingga, langkah-langkah bisnis Anda akan dapat diarahkan berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan.

Itulah inkubator startup yang ada di Indonesia serta manfaat adanya inkubator startup untuk mengembangkan bisnismu. Kalau kamu ingin informasi menarik lainnya, startupedia memiliki banyak artikel lain tentang startup.